Hak untuk para dokter
Masyarakat menuntut dokter untuk ada setiap saat, mau membantu apabila mereka sakit, memberikan pelayanan prima..Bahkan ada sejawat kita yang dituntut karena tidak buka praktek, atau tutup prakteknya pada jam yang telah ditentukan dan ada pasien yang datang lewat dari jam itu..
Bagaimana dengan hak para dokter yang juga manusia yang perlu istirahat, perlu rekreasi, perlu menambah pengetahuan dengan mengikuti seminar2, menjaga kesehatan agar tidak tertular penyakit yang membahayakan dirinya, atau menolak pasien yang mengancam kehidupannya..
Pernahkah ada yang memikirkan mengenai hak para dokter, yang juga perlu hidup yang layak…
Pernahkah ada yang memikirkan kalau ongkos dokter tidak sebanding dengan risiko yang dihadapi..Seperti misalnya kalau kita membandingkan dengan profesi lain seperti tukang cukur di barbershop atau salon ternama yang memasang tarif bahkan sampai ratusan ribu untuk hanya mencukur rambut, yang kalau salah masi bisa tumbuh rambutnya, tetapi dokter kalo salah menentukan bisa fatal akibatnya…
Memang salah satu kewajiban kita sebagai doker sesuai sumpah kita adalah membantu sesama, tetapi disaat pelayanan kita tidak sempurna dimata mereka para pasien kita dituduh melakukan perbuatan malpraktik, apakah yang ada dibenak kita???Padahal kita sudah melakukan apa yang seharusnya dilakukan dan di dunia medis tidak ada yang pasti…
Apakah para dokter itu punya hak?Anda sendiri yang mampu menjawabnya…
January 14, 2009 at 3:23 pm
Ikhlas dok…… ikhlas………
January 22, 2009 at 7:19 pm
Sudah resiko sebagai dokter. Jika merasa sudah kewalahan ya break dulu….
February 5, 2009 at 1:16 am
ehm…sebaiknya judul topik ini ditambahin jadi “SIAPA YANG MENJAMIN HAK ASASI MANUSIA UNTUK PARA DOKTER?” kok jadi panjang ya??
Ok, disini yang penting adalah KOMUNIKASI ang SILLAHTURAHMI biar apa yang diinginkan pasien dan masyarakat tidak bertentangan dengan berjalannya HAM para dokter. begitu pula sebaliknya.
BIAR KETEMU AJA gitu….so, kalo udah ketemu kan jadi enak… bisa pacaran trus married deh… tapi kalo dikit2 marahan kan gak apa2. skali2 pasien yang marah, skali2 dokter yang cemberut. kan wajar!!!
ASAL gak parah2 bgt and tetep pegang satu kalimat: “KITA SALING MEMBUTUHKAN”
February 22, 2009 at 4:34 pm
yang ada mungkin banyak kewajiban dok.. hehe..